Kebahagiaan Masyarakat, Tingkatkan JNE Bersama Pemkot Resmikan Taman Cikapayang Dago

22 August 2017

Agustus 2017, Bandung – Beberapa taman di kota Bandung telah mengalami revitalisasi, tidak hanya sebatas fisik tapi juga tema. Di antaranya, adalah Taman Pasupati atau yang biasa dikenal sebagai “Taman Jomblo”, Taman Pustaka Bunga, Taman Musik, Taman Fotografi dan taman – taman lainnya. Selain meningkatkan index kebahagiaan bagi masyarakat, revitalisasi taman bertujuan untuk mewujudkan kembali kota Bandung yang bersih, hijau dan berbunga.

Kamis, 17 Agustus, JNE sebagai perusahaan nasional yang didirikan oleh anak bangsa, berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung untuk merevitalisasi dan meresmikan Taman Cikapayang Dago,  Jl. Ir. H.Djuanda No.79,  Bandung - Jawa Barat  40132. Ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) dan peran aktif JNE dalam membantu pemerintah kota Bandung dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, kreatif, serta bersih dengan menyediakan ruang publik lebih banyak.

M. Feriadi selaku Presiden Direktur JNE yang hadir bersama jajaran direksi dalam peresmian Taman Cikapayang sekaligus memperingati HUT RI ke – 72 mengatakan , “Menghantarkan kebahagiaan atau Connecting Happiness adalah semangat yang harus terus dijalankan, bukan hanya dalam memberikan pelayanan prima kepada pelanggan, tapi juga berbagai program yang memberikan manfaat di seluruh Indonesia”.

Feriadi juga menyampaikan bahwa di hari yang sama, selain acara peresmian Taman Cikapayang ini, “JNE Ngajak Online” yang merupakan kegiatan untuk memberdayakan UKM pun diselenggarakan di Jayapura. Tidak hanya itu, bentuk kepedulian JNE terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui program Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit Mulut Gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sabang, Aceh, pada Sabtu 19 Agustus mendatang.

Kegiatan yang bertepatan dengan HUT Republik Indonesia ke- 72 ini, semakin meriah dengan serangkaian aktifitas, seperti, pawai kendaraan dari Balai Kota menuju Taman Cikapayang Dago. Sebanyak 30 pengendara sepeda dari komunitas sepeda onthel veteran Bandung ikut bersama dengan lebih dari 50 ksatria JNE dan pelanggan. Para mitra JNE pun turut serta dengan menggunakan kendaraan khas Bandung yaitu Bandros (Bandung Tour on The Bus).

Selain itu, berbagai penampilan atraktif disuguhkan untuk lebih dari 250 undangan dan masyarakat yang hadir, yaitu, cabaret dari Forum Kabaret Bandung, penyanyi asal Bandung Ebit, tarian Jaipoing serta aksi komunitas angklung NARA. Tak ketinggalan, tradisi JNE yaitu berbagi dengan anak yatim pun dilakukan sebagai pembuka keseluruhan acara. Sedekah diberikan kepada 27 anak yatim dari Panti Asuhan Nurul Ilmi dan jumlah tersebut juga sebagai simbol dari usia JNE yang ke – 27 tahun pada November nanti.

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengatakan bahwa ada dua alasan taman-taman kota direvitalisasi. Pertama, ciri kota yang bahagia bila warganya banyak berinteraksi di ruang publik. Hal ini dapat diimplementasikan lewat taman. Kedua, proporsi kota yang baik, 30 persennya terdiri dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan sisanya untuk bangunan serta jalan, sehingga kuantitas RTH harus diperjuangkan. “RTH harus memiliki manfaat, bukan hanya ruang ekologis tapi juga ruang sosial”, jelas wali kota yang akrab disapa Kang Emil ini.

Memiliki Luas 1000m2,Taman Cikapayang Dago yang sebelumnya menjadi landmark kawasan Bandung Utara sekaligus dikenal sebagai tempat nongkrong anak muda ini, dipercantik dengan design yang menarik dan hiasan batu berbentuk bulat yang menghiasi sekitar taman. Air mancur di taman ini adalah air mancur pertama di Bandung yang memiliki konsep water dancing. Selain itu, taman ini memiliki konsep ampytheatre untuk menggelar pertunjukan, karena selain ruang publik dan sosial, taman yang di-design langsung oleh Bapak Walik Kota Bandung ini dapat digunakan untuk menggelar event atau acara tertentu seperti pertunjukan seni, nonton bareng maupun kegiatan pertunjukan lainnya. 

Proses renovasi taman ini memakan waktu kurang lebih 3 bulan dengan dilengkapi beberapa sarana guna memberikan rasa nyaman kepada pengunjung seperti penyediaan toilet umum. Hal menarik lainnya yaitu terdapat mural dengan ukuran 14 x 4 m di samping taman yang dibuat oleh tangan kreatif dari Warehouse Studio Bandung. Mural tersebut menggambarkan suasana Kota Bandung, seperti, bangunan heritage, jembatan layang Pasupati, pembangunan infrastuktur, dan layanan pengantaran JNE dengan warna yang dinamis sehingga menambah cantik taman yang berada di bawah jalan layang Pasupati (Cikapayang) Bandung ini.

Customer Care (021) 2927 8888