Kolaborasi JNE dengan Dinas Koperasi Bekasi Tingkatkan Kualitas UMKM

10 November 2017

November,  2017 – Kota Bekasi memiliki potensi unggulan yang dapat dikembangkan di berbagai sektor. Wilayah yang lokasinya ada di sebelah timur Jakarta, berbatasan dengan Jakarta Timur di barat, Kabupaten Bogor di selatan, dan Kota Depok di sebelah barat daya. Dengan demikian, Bekasi berada di persimpangan dan menjadi titik sentral sejumlah pusat ekonomi.

Lokasi strategis tersebut membuat Bekasi berkontribusi terhadap perekonomian dengan skala nasional, karena di wilayahnya terdapat banyak industri kelas dunia dan perkembangan signifikan dari sektor properti. Sebagai penunjang ibukota, industri ritel berkembang dengan pesat sehingga terdapat banyak retailer.

Dalam industri UMKM, dukungan pemerintah semakin mengembangkan kreatifitas warga sekitar dalam membuat produk – produk khas. Beragam hasil karya masyarakat tersebut, salah satunya adalah produk kerajinan tangan berbahan dasar kerang, batik tulis aneka warna, dan sebagainya. Begitu juga produk - produk makanan atau kuliner khas, seperti kerupuk tulang ikan, roti, abon, ikan asin kemasan, dan masih banyak lagi.

Salah satu bentuk dukungan dari pemerintah diwujudkan dalam beragam kegiatan. JNE Bekasi, yang memiliki lebih dari 250 titik layanan dan tersebar di kota hingga ke kabupaten Bekasi, berkeinginan kuat untuk berperan aktif dalam memajukan industri UMKM di wilayah ini. JNE Bekasi pun bekerjasama dengan Dinas Koperasi UMKM mengadakan Bazaar yang digelar selama 2 hari berturut – turut, yaitu tanggal 9 – 10 November 2017. Acara yang juga sebagai peringatan Hari Pahlawan ini, bertempat di Lapangan – Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Selain acara Bazaar yang dapat menjadi wadah promosi produk, terdapat pula program acara pelatihan untuk 100 peserta UMKM Kota Bekasi. Pelatihan tersebut terbagi menjadi dua acara, dimana 50 orang mengikuti Pelatihan Pembuatan Roti dan 50 orang lainnya dalam Pelatihan Salon Mobil.

Deputy GM Express, Hasmeliyani Suseno, yang juga menangani wilayah Bekasi menyampaikan, “JNE berharap seluruh program kegiatan ini bukan hanya dapat meningkatkan popularitas dari produk – produk yang dihasilkan oleh para UMKM, tapi juga menciptakan para pelaku UMKM baru yang potensial di wilayah Kota Bekasi. Semangat tagline Connecting Happiness diwujudkan secara luas, bukan hanya menghantarkan kebahagiaan kepada pengirim dan penerima, tapi kali ini kepada masyarakat di Bekasi, terutama para UMKM”.

Sebelumnya, penjualan para pelaku UMKM di Bekasi hanya meningkat saat musim liburan tiba ketika para wisatawan datang. Seiring perkembangan teknologi, para pelaku usaha di Bekasi dapat menjual produknya secara online kapan pun.

Dalam Bazaar kali ini, JNE pun membuka peluang kepada seluruh UMKM di Bekasi untuk melakukan pendaftaran langsung di booth JNE dan bergabung menjadi vendor Pesona (Pesanan Oleh – Oleh Nusantara) yang merupakan wadah khusus bagi UMKM dari JNE. Tujuannya agar produk – produk khas yang dihasilkan dapat dipasarkan secara luas, baik di dalam mau pun luar negeri.

Yoshi Sapto selaku Kepala Cabang JNE Bekasi, yang hadir langsung ke tempat acara mengatakan, “Selain menyediakan wadah promosi yang tepat untuk para UMKM, hal yang tidak kalah pentingnya dalam mengembangkan bisnis bagi UMKM adalah pemahaman tentang cara mau pun strategi distribusi dari produk - produk yang dihasilkan. Karena itulah, JNE terus memberikan pemahaman tentang beragam produk layanan yang disediakan, agar para UMKM dapat memanfaatkannya secara efektif sehingga kebutuhan pengiriman berbagai jenis, jumlah maupun ukuran paket dapat terpenuhi dengan baik”.

Customer Care (021) 2927 8888