Sambut Bulan Suci JNE Bandung Adakan Khitanan Masal

30 April 2019

April, BANDUNG – Bulan suci segera tiba dan saatnya seluruh umat muslim di dunia menyambutnya dengan memperbanyak ibadah dan berbuat kebaikan. Begitu pula JNE yang selalu mengusung tagline “Connecting Happiness”, menyambut Ramadhan dengan berbagi kebahagiaan kepada masyarakat melalui program yang bermanfaat bagi orang banyak.

Kali ini khusus untuk anak – anak yatim piatu dan masyarakat kurang mampu di Bandung, JNE menyelenggarakan program khitanan massal yang digelar pada 29 April 2019 di lapangan gedung JNE Bandung, Jl. Soekarno Hatta No 452 Bandung, Jawa Barat. Tidak hanya memberikan fasilitas khitan gratis, JNE juga mengadakan kegiatan edukatif lainnya yang diikuti oleh lebih dari 40 peserta khitanan massal, mau pun warga sekitar yang kurang mampu, seperti tausiah keagamaan, dan hiburan menarik, serta beragam hadiah.

Dalam sambutannya Iyus Rustandi selaku Pimpinan Cabang JNE Bandung menyampaikan, “Sebagai salah satu ajaran dalam kehidupan sosial dan agama, khitan memiliki fungsi dan manfaat yang sangat penting untuk kesehatan jasmani dan rohani. Program khitanan massal ini merupakan bentuk kepedulian JNE terhadap perintah agama dan masyarakat, karena untuk kalangan tertentu biayanya cukup mahal, sehingga kegiatan ini diharapkan dapat memberi solusi konkret kepada masyarakat prasejahtera”.

Para peserta khitanan massal diberikan hadiah berupa perangkat alat tulis, buku, pulpen, tas, sarung, pakaian, sembako, dan uang saku. Acara semakin meriah ketika para peserta diajak berkeliling dengan BANDROS (Bandung Tour on the Bus) dan dihibur oleh penampilan lucu badut sulap. "Ini apresiasi yang semoga menghibur adik-adik yang menjadi peserta program ini," imbuh Iyus.

Nur Halimah, salah satu orang tua dari peserta khitanan massal mengungkapkan kegembiraannya. “Selain meringankan karena gratis, anak-anak jadi tidak takut dikhitan, karena di khitanan massal banyak temannya. Kami dari orang tua sangat berterima kasih atas kegiatan ini, apalagi anak – anak juga diberikan berbagai hadiah dan hiburan, bahkan sempat diajak berkeliling pakai BANDROS yang menjadi pengalaman pertama bagi anak saya", tuturnya. Ia membawa Khairil, anak lelakinya yang saat ini duduk di kelas 1 Sekolah Dasar untuk dikhitan. “Saya ikut menangis dan bangga melihat anak saya berani untuk di khitan, karena sebelumnya beberapa kali mendaftar di program khitanan massal karena terkendala biaya selalu gagal, karena anak saya takut”, tambahnya haru.

Untuk menyukseskan kegiatan khitanan masal tersebut, JNE Bandung melibatkan 3 tim medis dari Rumah Sakit Pindad yang terdiri dari 6 orang Dokter dan 6 orang perawat. “Kami berharap, ke depannya, bisa lebih banyak lagi program yang bisa kami lakukan demi kepentingan masyarakat. Baik di bidang kesehatan, sosial, pendidikan dan sebagainya”, pungkas Iyus.

Customer Care (021) 2927 8888