JNE Kirimkan Ratusan Ton Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

22 August 2018

Agustus 2018 – Sejak awal bulan ini, gempa bumi berkekuatan hingga 7 skala richter mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat. Lebih dari 500 orang meninggal dunia dan ribuan orang menjadi korban bencana alam tersebut. Sontak peristiwa ini menggugah JNE untuk memberikan bantuan dengan kapabilitas yang dimiliki dengan mendirikan Posko Bencana JNE Mataram di Kantor JNE Mataram, Jl. Amir Hamzah No. 102 Mataram Lombok Nusa Tenggara Barat. JNE pun mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk menyumbangkan beragam barang yang diperlukan oleh masyarakat di Lombok yang terdampak bencana gempa bumi.

Mulai tanggal 11 sampai dengan 19 Agustus 2018 lalu, kantor -  kantor cabang utama JNE di  54 kota di seluruh Indonesia memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengirimkan barang bantuan dengan ketentuan batas maksimum berat 10 kg per paket tanpa dikenakan biaya kirim. Berbagai jenis barang yang direkomendasikan, yaitu makanan siap makan, selimut, peralatan mandi, obat – obatan sehari – hari, obat anti nyamuk, popok, dan pembalut. Pengiriman bantuan ini tidak berlaku untuk jenis barang berupa makanan basah, benda yang cepat busuk dan cairan.

M. Feriadi, Presiden Direktur JNE, menyampaikan, “Gempa bumi yang terjadi di Lombok merupakan duka bagi seluruh rakyat Indonesia. JNE harus sigap dalam menanggapi dan melakukan langkah – langkah untuk membantu masyarakat disana, termasuk juga para karyawan JNE Mataram beserta kerabat serta keluarganya. Total sebanyak lebih dari 103 ton barang bantuan masyarakat tersebut dikirimkan secara gratis oleh JNE”.

Barang – barang bantuan dari masyarakat melalui JNE di seluruh nusantara, dikirimkan dari 54 kota dimana terdapat kantor pusat mau pun cabang utama JNE. Seluruh barang bantuan ditransitkan di JNE Denpasar, yang kemudian diteruskan melalui pelabuhan Padang Bay. JNE Denpasar yang dipimpin oleh Alit S. Wardana pun menyiapkan 3 armada truk  setiap hari untuk mengirimkan barang – barang bantuan dari berbagai wilayah di Indonesia kepada masyarakat di Lombok.

Disamping itu, seluruh karyawan JNE berinisiatif melakukan pelanggan dana untuk membantu saudara – saudara setanah air di Lombok, dimana terdapat juga para karyawan JNE Mataram disana. Sebanyak kurang lebih 160 orang karyawan JNE Mataram yang tersebar di 69 titik di Lombok Nusa Tenggara Barat, tepatnya di kota Mataram sampai dengan tingkat kabupaten maupun kecamatan, turut menjadi korban bencana ini.

Proses penggalangan dana oleh internal karyawan JNE di seluruh nusantara dimulai dari tanggal 8 sampai dengan 20 Agustus 2018. Selama 12 hari pengumpulan dana bantuan ini, terkumpul sejumlah uang dengan total senilai lebih dari 214 juta rupiah yang langsung disumbangkan kepada masyarakat melalui Posko Bencana JNE disana. Tidak hanya itu, cabang – cabang JNE yang berada di Regional Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT juga mengirimkan relawan. Hal ini dilakukan unutk membantu proses distribusi barang bantuan ke beberapa penampungan warga korban bencana gempa bumi di pelosok wilayah Lombok yang sulit dijangkau.

“Walaupun proses penggalangan dana oleh karyawan JNE dan barang bantuan dari masyarakat secara resmi telah ditutup kemarin, namun jumlahnya masih akan terus bertambah hingga saat ini. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh karyawan dan masyarakat atas kepedulian, kekeluargaan, kesetiakawanan, serta solidaritas yang tinggi untuk membantu saudara – saudara kita di Lombok.” Tutur Feriadi.

Customer Care (021) 2927 8888